Anak Autis Sunat Aman

Sunat Aman Untuk Anak Hiperaktif dan Autisme

Masalah sunat aman pada sunat anak memang tidak selamanya mudah, padahal sunat adalah kewajiban orang tua yang harus segera ditunaikan, tidak hanya karena ajaran agama tetapi juga untuk meningkatkan aspek kesehatan pada anak nantinya. Telah banyak penelitian yang membuktikan anak yang disunat memiliki kesehatan genital yang lebih baik, sehingga  sunat sudah jadi kebutuhan kesehatan di masa modern ini.

Anak Autis Sunat Aman
Source : Bisamandiri.com

Namun, untuk orang tua yang memiliki anak hiperaktif atau autisme, sunat bisa jadi hal yang sulit dilakukan. Belum lagi kebanyakan klinik sunat biasa tidak menerima anak hiperaktif atau autisme dikarenakan tindakan sunat yang nantinya sulit diterapkan kepada anak hiperaktif atau autisme. Menurut prikolog MG Adiyanti, pada tahun 2010 saja ada sekitar sepuluh persen anak hiperaktif dari jumlah keseluruhan anak di Indonesia.

Perbedaan Sunat Anak Hiperaktif

Hiperaktif pada anak umumnya disebabkan oleh gangguan syaraf pada bagian motorik, di bidang kedokteran, hiperaktif juga disebut dengan istilah Attention Deficit Disorder (ADD). Seperti halnya gangguan lain, hiperaktif pada anak juga memiliki ciri-ciri tertentu seperti:

  1. Sulit diajak komunikasi.
  2. Susah diatur.
  3. Susah untuk berkonsentrasi.
  4. Memiliki aktivitas jauh lebih tinggi dibanding dengan anak autisme.
Sunat Aman Anak hiperaktif
Source : Rumahanakistimewa.org

Keempat hal inilah yang menyebabkan cara sunat yang diterapkan untuk anak hiperaktif tidak semudah anak pada umumnya, karakterisasi anak hiperaktif yang sulit diajak komunikasi akan menyebabkan dokter sukar untuk memberi pengertian pada anak untuk tetap tenang selama tindakan sunat berlangsung. Belum lagi anak hiperaktif memang susah diatur, bisa-bisa tidak terjalin koordinasi yang baik antara anak dan dokter yang bertugas menyunat. Kegagalan sunat pun membayangi hal ini.

Pada anak hiperaktif juga sulit dialihkan perhatiannya karena mereka tidak bisa berkonsentrasi, hal ini bisa merepotkan dokter dan perawat yang bertugas. Pada dasarnya anak hiperaktif memiliki aktivitas yang tinggi dan tidak bisa diam hingga akan menyusahkan saat akan disunat, sekian banyak alasan itulah yang akhirnya membuat banyak klinik sunat menolak untuk menangani anak hiperatif.

Hal yang sama berlaku pada anak autis

Sebelum melangkah lebih maju, mari pahami lebih dahulu tentang autisme. Menurut Wikipedia, Autisme adalah kelainan perkembangan sistem saraf pada seseorang yang kebanyakan diakibatkan oleh faktor hereditas dan kadang-kadang telah dapat dideteksi sejak bayi berusia 6 bulan.

Deteksi dan terapi sedini mungkin akan menjadikan si penderita lebih dapat menyesuaikan dirinya dengan yang normal. Kadang-kadang terapi harus dilakukan seumur hidup, walaupun demikian penderita Autisme yang cukup cerdas, setelah mendapat terapi Autisme sedini mungkin, seringkali dapat mengikuti Sekolah Umum, menjadi Sarjana dan dapat bekerja memenuhi standar yang dibutuhkan, tetapi pemahaman dari rekan selama bersekolah dan rekan sekerja seringkali dibutuhkan, misalnya tidak menyahut atau tidak memandang mata si pembicara, ketika diajak berbicara. Karakteristik yang menonjol pada seseorang yang mengidap kelainan ini adalah kesulitan membina hubungan sosial, berkomunikasi secara normal maupun memahami emosi serta perasaan orang lain.

Sama halnya seperti hiperaktif, kasus autis memiliki beberapa ciri atau gejala yang dapat dideteksi semenjak awal. Anak autis memiliki kelemahan pada tiga domain, yaitu sosial, komunkasi, dan tingkah laku yang berulang. Anak autis dapat terlihat normal pada tahun pertama, atau pun tahun kedua dalam masa hidupnya. Orang tua mungkin akan mendeteksi autisme pada anak mereka ketika anak menunjukan keterlambatan kemampuan berbahasa dan cara tertentu dalam berinteraksi dengan orang lain atau bermain dengan anak lain.

Beberapa Karakteristik anak autis :

  1. Hambatan dalam komunikasi, misal: berbicara dan memahami bahasa.
  2. Kesulitan dalam berhubungan dengan orang lain atau obyek di sekitarnya serta menghubungkan peristiwa-peristiwa yang terjadi.
  3. Bermain dengan mainan atau benda-benda lain secara tidak wajar.
  4. Sulit menerima perubahan pada rutinitas dan lingkungan yang dikenali.
  5. Gerakkan tubuh yang berulang-ulang atau adanya pola-pola perilaku yang tertentu.
Sunat Aman Untuk Anak Autis
Source : gigisusu.net

Dari karakteristik tersebut maka akan terungkap mengapa anak autis sulit untuk disunat, kesulitan berkomunikasi akan menyebabkan anak tidak bisa mengerti instruksi dari dokter sunat yang menaganinya. Belum lagi gerak tubuhnya yang berulang-ulang akan menimbulkan masalah tersediri ketika tindakan sunat dilakukan.

Klinik sunat di luar sana menolak pasien hiperaktif dan autis karena dikhawatirkan akan terjadi masalah saat proses sunat, hal ini berimbas pada orang tua yang kelimpungan saat hendak menyunat anak mereka yang mengidap hiperaktif atau autisme.

Pelayanan Sunat Premium yang disediakan mungkin adalah satu-satunya solusi yang orang tua miliki ketika hendak menyunat anak mereka yang mengidap hiperaktif atau autisme, karena Layanan Sunat Premium memberikan apa yang orang tua butuhkan. Prosedur sunat yang cocok untuk anak mereka, dan tentunya sunat dilakukan dengan metode modern yang aman dan nyaman. Pada Layanan Premium yang dihadirkan Rumah Sunatan, anak penderita hiperaktif atau autisme tidak akan merasa sakit karena anak akan tidur selama proses sunat. Risiko anak hiperaktif atau autis akan mengamuk selama tindakan sangat kecil, si anak bahkan tidak akan menyadari bahwa ia baru saja melalui proses khitan.

Dokter yang menanganinya pun adalah dokter spesialis yang ahli dalam bidangnya, ditunjang juga dengan tenaga perawat yang profesional demi hasil yang memuaskan. Beberapa fasilitas lain yang tidak kalah baiknya ditawarkan pada Layanan Sunat Premium ini, di antaranya adalah ruang tindakan khusus yang nyaman, Ruang tunggu yang nyaman khusus serta dilengkapi fasilitas wifi, Welcome Drinks, Kppk (kits perawatan pasca khitan), Celana Sunat Khusus (made in Rumah Sunatan 100% bahan cotton), Souvenir, Sertifikat, Obat-obatan, dan Kontrol Pasca Khitan Free.

Bisa dibilang Layanan Sunat Premium tidak hanya satu-satunya yang menerima pasien anak hiperaktif atau autis, tetapi juga menawarkan pelayanan sunat aman terbaik dari yang pernah ada. Jangan ragu untuk mendaftarkan anak anda ke Layanan Sunat Premium, hubungi:

Klinik Sunat Premium / Rumah Sunatan

Jl. Raya Jatiasih No. 7 Jatiasih Bekasi

Tel. (021) 8242 0020, 8243 8530, 8243 8532

Email : info@sunatpremium.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *