Smart klamp

Sunat Smart Klamp, Metode Sunat Paling Aman

Sunat Smart Klamp – Seiring berjalannya waktu, metode sunat kini sudah banyak berkembang. Mulai dari sunat tradisional yang ditangani oleh dukun sunat, sampai akhirnya metode konvensional yang sudah ditangani dokter dan perawat serta menggunakan anastesi lokal. Semua itu  tidak berhenti sampai di situ, demi kenyamanan pasien sunatan, Rumah Sunatan kemudian mengembangkan metode baru. Metode ini dinamakan metode sunat smart klamp.

Berbagai Ukuran Alat Sunat Smart Klamp

Sunat Smart Klamp, Sunat Modern Yang Masih Asing di Indonesia

Meski pun sudah dikembangkan semenjak tahun 2001, masih banyak orang yang belum mengetahui secara utuh prihal metode sunat smart klamp. Dalam sebuah kesempatan wawancara, dr. Muhammad Dzaiem memaparkan secara gamblang tentang metode sunat smart klamp.

“Sebenarnya metode klamp ini adalah metode terbaru dari sekian banyak metode yang sudah berkembang selama ini.” Ujar dr. Dzaiem yang sudah praktik di Rumah Sunatan semenjak 2010 ini.

Kemudian dr. Dzaiem melanjutkan, “Metode smart klamp ini dikembangkan dan diperkenalkan semenjak tahun 2001, hanya memang diperkenalkan di luar negeri.”

Alat Sunat Smart klampHal inilah yang membuat metode smart klamp masih begitu asing bagi banyak orang indonesia, padahal negara-negara Islam sudah semenjak lama mengembangkan metode ini demi memudahkan dan meminimalisir rasa sakit ketika disunat. “Akhirnya metode ini kembangkan oleh banyak negara muslim.” Imbuhnya.

Menurut dr. Dzaiem metode smart klamp ini adalah metode penyempurna dari metode sunat sebelumnya, sebelum munculnya metode smart klamp banyak digunakan metode ‘laser’ atau dalam bahasa medis ‘electric cauter’. Mengenai metode laser, dr. Dzaiem menjelaskan lebih lanjut lagi.

“Metode laser adalah suatu lempeng besi yang dipanaskan dengan menggunakan medan listrik, medan listrik yang memanaskan lempeng besi itulah yang digunakan untuk menyunat.” Kata dokter tampan berkaca mata ini.

Sampai saat ini metode laser masih banyak digunakan di banyak tempat, penggunaan laser masih marak karena kurangnya informasi tentang metode smart klamp yang sudah lebih modern, aman, dan nyaman bagi anak. Hal yang sama diucapkan oleh dr. Dzaiem, “Sampai sekarang masih banyak juga dilakukan (metode laser), terutama mungkin yang belum banyak mengenal lebih jauh tentang metode klamp ini.”

Tidak bisa dipungkiri memang jika metode smart klamp ini masih belum dikenal banyak orang, tapi lambat laun jumlah pasien yang ingin disunat dengan metode smart klamp semakin bertambah. Hal ini tidak terlepas dari peran Rumah Sunatan yang mengambangkan metode smart klamp sehingga cocok diterapkan di Indonesia, kini banyak orang tua yang lebih memilih metode ini untuk anak-anak mereka. Klamp yang digunakan oleh Rumah Sunatan sendiri adalah hasil ciptaan dr. Mahdian Nur Nasution Sp. Bs yang sudah disesuaikan dengan anatomi anak Indonesia. Smart klamp ini kemudian diberi nama Mahdian Klamp.

 

Lalu apakah sebenarnya Smart Klamp?

Metode klamp merupakan metode sunat yang menggunakan tabung plastik anti bakteri dan ring/cincin sebagai pengganti perban dan jahitan, sehingga tindakan sunat tidak lagi berisiko pendarahan atau infeksi, metode ini juga meminimalisir rasa sakit yang dirasakan pasien. Metode klamp merupakan metode terbaik saat ini yang diperkenalkan sejak tahun 2001 di Jerman. Ada berbagai metode klamp yang saat ini terkenal di dunia seperti Smart Klamp, Alis Klamp, Tara Klamp. Klamp ini terbuat dari bahan plastik dengan cara kerja seperti klamp tali pusar pada bayi yang baru lahir.

Apa keuntungan Smart Klamp?

Metode smart klamp yang digunakan Rumah Sunatan memiliki banyak keuntungan, di antaranya adalah melindungi kepala penis pada saat disunat. Pendarahan yang terjadi pun sedikit sehingga mengurangi risiko infeksi dan tidak memerlukan antibiotik, alat ini mudah digunakan, mencegah cedera pada saat proses sunatan, proses sunatan hanya 5 menit. Mekanisme penutupan yang baik sehingga tidak perlu lagi jahitan. Hasil sunatan pun lebih simetris, aman bagi pasien kencing manis, hemafilia, autis atau hiperaktif.

Setelah disunat pun pasien bisa beraktifitas seperti biasa. Namun, tetap tidak dianjurkan untuk kegiatan yang berlebihan. Setelah 3-5 hari alat dapat dilepas sendiri atau oleh dokter yang melakukan tindakan sunat.

Sunat Smart Klamp Terpisah

Mengapa harus Smart Klamp?

Mengenai pentingnya metode smart klamp, dr. Dzaiem menerangkan pendapatnya. “Manfaat pertama metode smart klamp ini adalah keamanan, dengan metode sunat smart klamp ini tingkat keamanannya jauh lebih tinggi. Karena kita akan lindungi dulu kepala penis dengan tabung, nantinya tabung itulah yang akan melindungi ketika kita membuat kulup.”

Kepala penis memang merupakan bagian yang paling sensitif dari alat reproduksi pria, dengan metode smart klamp ini bagian ini akan terlindungi secara sempurna. Sehingga nantinya terhindar dari gesekan celana atau benturan dari luar, sampai nanti benar-benar pulih. Tidak ada lagi ketakutan bahwa nantinya akan terjadi pendarahan pasca sunat karena gesekan atau benturan yang tidak di duga-duga.

Selain itu, dr. Dzaiem memberikan lagi manfaat metode smart klamp ini.

“Keunggulan berikutnya,” ia melanjutkan, “Karena kita menggunakan klamp, artinya luka terbukanya kita tutup dengan metode klamping. Jadi luka tersebut masih bisa terkena air, jadi bisa mandi seperti biasa.”

Sunat dengan metode laser atau tradisional memang tidak menyarankan luka sunat untuk terkena air sebelum benar-benar sembuh, hal ini kadang menyulitkan ketika si pasien ingin melakukan sanitasi pribadi. Setelah itu, dr. Dzaiem kembali menerangkan tentang manfaat metode smart klamp.

“Karena tidak ada jahitan di bekas lukanya, otomatis akan lebih nyaman.”

Tentang rasa sakit saat tindakan sunat pun akan terasa lebih minimal dengan metode sunat smart klamp, meski memang rasa sakit adalah hal yang relatif dan berbeda-beda pada setiap orang. Alasan di balik rasa sakit yang minimal adalah luka sunat yang terlindungi dengan baik oleh metode klamp.

Hadirnya metode smart klamp ini diharapkan dapat menjadi metode yang bermanfaat bagi masyarakat luas terutama di Indonesia, tidak perlu lagi takut anak akan merasakan sakit yang berlebihan atau tidak dapat beraktifitas setelah disunat. Di Rumah Sunatan tindakan sunat tidak akan merebut kebahagiaan pasien atau membuat pasien tidak dapat beraktifitas, semua ini berkat metode terbaru yang Rumah Sunatan usung yaitu metode sunat smart klamp.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *